Kampung Ramadhan, Ladang Berkah Wirausaha Muda

Keramaian Kampung Ramadhan Jelang Adzan Magrib. Dok. Icha/CANOPY

 

Malang, CANOPY – Hadirnya Kampung Ramadhan selama bulan ramadhan menjadi salah satu destinasi warga Malang dalam menjajaki aneka kuliner untuk berbuka puasa. Tak sedikit wirausaha yang diantaranya masih mahasiswa ini menggelar produk usahanya di Kampung Ramadhan.

Kampung Ramadhan yang berada di Jl. Soekarno Hatta tepatnya di depan Taman Krida Budaya ini tidak pernah sepi ketika adzan magrib menjelang. Banyaknya pengunjung, menjadi berkah tersendiri bagi wirausaha yang sebagian diantaranya adalah muda mudi.

Miftah dan Anggi adalah salah satu kelompok wirausaha yang mencoba meraup keuntungan dengan menjual “Sosis Bakar Bandung Idola” di Kampung Ramadhan. Miftah yang belum lama ini lulus dari studi S1, beranggapan bahwa berjualan di kampung ramadhan ini cukup menguntungkan. “Alhamdulilah omsetnya bagus, kalau pasarnya masih banyak peminatnya di kota Malang,” katanya.

Tentunya ada biaya yang dikenakan bagi wirausaha untuk menggelar produk usahanya di kampung ramadhan ini. Miftah menuturkan, untuk berjualan di kampung ramadhan memang dikenakan biaya dengan harga yang berbeda-beda untuk setiap lokasi maupun fasilitasnya. “Aturannya disini langsung bayar uang stan saja, bayar uang stannya 350 ribu untuk yang biasa dengan fasilitas meja saja, kalau yang pakai terop itu satu juta, yang pake tenda 800 ribu,” terangnya.

Meski dikenakan biaya, pemuda yang enggan menyebutkan nominal omzet usahanya ini mengaku sudah menjadi pelanggan dalam berjualan di Kampung Ramadhan. “Saya sudah tahun ketiga berjualan disini, semoga tahun depan juga tetap ada,” ucap Miftah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.