Sampah Menggunung di Gunung

Gunungan sampah di gunung Arjuno, akibat dari kesadaran pendaki yang kurang. Dok: Reza/ Canopy

Sampah saat ini memang dipandang sebagai hal yang sepele oleh masyarakat kita, tak hanya dilingkungan kota bahkan di gunung pun masalah sampah masih banyak yang kurang peduli. Sebagai contoh, Gunung Arjuno. Gunung yang memiliki  pesona yang sungguh indah ini, tak jarang masih ditemukan banyak sampah yang tercecer, di beberapa pos-pos peristirahatan maupun di berbagai sudut jalur lain.

Sampah-sampah yang dibawa oleh para pendaki masih banyak yang tertinggal dan tidak dibawa turun kembali. Apalagi jika sampah yang tertinggal dan berceceran tersebut dapat mencemari lingkungan dan juga mengganggu para pendaki lain.

Sebut saja Intan (19), mahasiswi di salah satu  perguruan tinggi terkemuka di Malang itu mengungkapkan, sudah seharusnya sampah yang dibawa ke gunung wajib dibawa turun kembali.

“Kalau mendaki gunung bawa sampah, ya seharusnya dibawa turun kembali, kan, juga demi kelestarian lingkungan. Toh, jika kita nanti kesini lagi tapi sampahnya masih banyak kan kita nanti juga yang repot,” terang mahasiswi asal Cirebon itu.

Lingkungan yang kotor diakibatkan banyaknya sampah yang berceceran di gunung memang sungguh ironis dan sangat mengganggu kenyamanan pendaki lain. Bagaimana tidak, sebagai pendaki gunung yang katanya pecinta alam, ternyata masih banyak yang luput dan tidak sadar dalam membuang dan membawa kembali sampahnya turun. Bukan sebagai yang ikut melestarikan, sebagian pendaki secara tidak langsung ikut merusak dan meninggalkan limbah yang sulit terurai itu.

“Jelas mengganggu kenyamanan pastinya, kalau ada sampah banyak pasti bau dan kotor gitu lah. Terus kalau kita nge-camp tapi banyak sampah, kan, kita sendiri yang repot,” begitu ungkap Fica (19), pendaki asal Lampung.

Tidak bisa dipungkiri, kesadaran sebagian pendaki dalam menjaga lingkungan khususnya sampah di gunung dirasa masih sangat kurang. Fica menambahkan, seharusnya pendaki gunung itu harus cerdas, “Ya, ini contoh buat temen-temen kita yang mendaki, kalau bisa sampah dibawa pulang. Seperti plastik itu kan terurainya lama ya, harusnya dibawa pulang kembali setidaknya jangan dibuang sembarangan,” tambahnya.

Jadi bagaimanapun gunung bukanlah tempat sampah. Bagi para pendaki khususnya siapapun yang pergi ke gunung, akan lebih baik untuk ikut melestarikan gunung dengan tidak meninggalkan sampah atau membuang sampah di gunung dengan sembarangan. Kesadaran tiap-tiap individu tentu harus lebih ditingkatkan lagi, agar Gunung Arjuno, maupun gunung-gunung lain di Indonesia bisa tetap lestari dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.