Tampah Mob Aryasatya 56

Malang – Canopy. Telah dilaksanakan pembukaan acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MABA) yang biasa dikenal dengan nama Rangkaian Acara Jelajah Almamater Brawijaya (RAJA BRAWIJAYA) pada hari Selasa (14/08) yang diikuti oleh angkatan 56 Aryasatya. Acara yang dilaksanakan setiap tahun ini berlangsung dengan meriah yang dihadiri 11.033 mahasiswa baru. RAJA BRAWIJAYA kali ini bertemakan “Kerja Kita Prestasi Bangsa”.

Tahun ini terdapat koreografi yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jika dua tahun yang lalu menggunakan kertas atau Paper Mob sedangkan tahun lalu menggunakan payung disebut Umbrella Mob sedangkan tahun ini yang dipakai adalah tampah yang diwarnai sehingga disebut Tampah Mob. Menurut Fauzan selaku Presiden Eksekutif Mahasiswa bahwa penggunaan tampah untuk menimbulkan kesan tradisional. Sedangkan menurut pengakuan salah satu panitia bahwa tampah yang digunakan untuk Tampah Mob diperoleh dari pengrajin di berbagai kota, ada yang berasal dari Tulungagung dan ada yang dari Kediri dengan jumlah sekitar 1700 tampah.

Terlihat mulai pukul 07.28 WIB para panitia mulai mempersiapkan Tampah Mob dengan berbagai koreografi. Sambil menunggu tersusunnya koreografi, mahasiswa baru mengibarkan bendera merah putih kecil yang mereka bawa sambil diiringi lagu-lagu nasional yang dibawakan oleh paduan suara Universitas Brawijaya yang dikenal dengan Brawijaya University Student Choir (BUSC). Pada pukul 07.57 WIB tampah sudah didistribusikan kepada seluruh mahasiswa baru yang berbaris di Lapangan Rektorat sesuai dengan formasi yang diinginkan.

Tampah Mob yang dilakukan oleh mahasiswa baru cluster 8 sampai cluster 13 ini membentuk 7 koreografi. Koreografi pertama menampilkan lambang Universitas Brawijaya (UB), dan diikuti koreografi kedua menampilkan logo dan tulisan UB. Koreografi ketiga menunjukkan logo difabel. Koreografi selanjutnya menunjukkan identitas angkatan 56 yang bertuliskan Aryasatya. Koreografi kelima menunjukkan logo pramuka, sebagai salah satu peringatan bahwa PK2MABA bertepatan dengan hari pramuka, koreografi keenam menunjukkan logo Asian Games 2018, dan koreografi terakhir menunjukkan angka 73 yang menandakan bahwa beberapa hari lagi Indonesia akan merayakan kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Setiap pergantian koreografi diirinhi oleh tepuk tangan yang meriah dari mahasiswa baru.

Tampah Mob selesai dilakukan pukul 8.18 WIB dengan lancar tanpa kendala apapun dan disusul tepuk tangan yang meriah dari mahasiswa baru. Setelah menyelesaikan seluruh koreografi,  panitia segera mengkondisikan tampah di pinggir lapangan diiringi lagu Tanah Airku yang dibawakan oleh BUSC, dan diakhiri dengan pengkondisian mahasiswa baru ke lokasi kegiatan selanjutnya.

“Ada opsi sekitar 1000-an tampah tersebut akan disumbangkan secara cuma-cuma ke Kampung Biru serta sisanya akan didiskusikan dengan para panitia”, Ujarnya.

Koreografi 1: logo UB
Koreografi 2: logo UB dan tulisan UB
Koreografi 3: logo difabel
Koreografi 4: logo Aryastya 56
Koreografi 5: logo pramuka
Koreografi 6: logo Asian Games
Koreografi 7: angka 73

 

Reporter : Agung Priadi

Fotografer : Pramana Jati P.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.