Panglima TNI ikut Beri Materi Kepada 13.387 Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya

Panglima TNI (Jend) Gatot Nurmantyo bersama Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Moh. Bisri MS. disela-sela konferensi pers setelah kehadirannya sebagai pemateri pada orientasi mahasiswa baru di Universitas Brawijaya, Malang (01/09). Dok: Canopy/Alif
Panglima TNI (Jend) Gatot Nurmantyo bersama Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Moh. Bisri MS. disela-sela konferensi pers setelah kehadirannya sebagai pemateri pada orientasi mahasiswa baru di Universitas Brawijaya, Malang (01/09). Dok: Canopy/Alif

MALANG, CANOPY (01/09) – Kegiatan Rangkaian Acara Jelajah Almamater (Raja Brawijaya) 2015 kembali menghadirkan pemateri nasional yang merupakan salah satu tokoh penting di negeri ini. Beliau adalah Panglima tertinggi (Jend) TNI Gatot Nurmantyo. Dalam penyampaian materinya dihadapan 13.000an lebih mahasiswa baru, Panglima TNI yang baru di lantik pertengahan tahun 2015 itu menyampaikan materi pendidikan kebangsaan dengan tema” Ancaman nyata Bangsa Indonesia dan cara Menghadapinya”.

Dalam pemberian materi, Gatot menyatakan bahwa menjalankan bangsa itu tidak mudah karena indonesia merupakan salah satu negara ekuator. Khususnya menuju Indonesia emas 2030, beliau mengungkapkan pemuda khususnya mahasiswa yang akan menjadi tulang punggung bangsa kedepannya harus benar-benar memahami ancaman bangsa yang sebenarnya dan dituntut untuk berpikir kritis mulai sekarang juga di tengah kondisi bangsa yang sedang krisis juga saat ini.

Selain itu, dalam acara jumpa pers bersama Rektor dan Wakil Rektor 3 juga Pangdam Brawijaya setelah selesai penyampaian materi. Panglima TNI Gatot Nurmantyo menambahkan bahwa selain amanah dari Dikti, kedatangan beliau sebagai pemateri yang di undang, juga sebagai wujud kebersamaan TNI dengan rakyat. “karena sejatinya rakyat adalah Ibu TNI” tambahnya.

Reporter: Ahmad Thoriqussalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *