Roof Garden Di Atap Gedung Sentral

Jajaran Polybag dilantai 2-Gedung GS. Dok. CANOPY/Elfita
Jajaran Polybag dilantai 2-Gedung GS. Dok. CANOPY/Elfita

Malang, CANOPY—Atap Gedung Sentral ( GS) saat ini memiliki fungsi baru yaitu sebagai lahan percobaan untuk penelitian mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari keberadaan sejumlah tanaman yang tertata rapi di atap Gedung Sentral lantai 1. Penelitian yang dilakukan oleh empat mahasiswa jurusan Budidaya Pertanian ini telah berlangsung sekitar sebulan yang lalu. Tanaman yang dibudidayakan adalah jenis tanaman pangan seperti ketela, terong, bawang merah, dan kacang–kacangan.

SIitawati menjelaskan bahwa penggunaan atap Gedung Sentral ini menjadi salah satu contoh alternatif bagi daerah yang memiliki lahan sempit. “Penggunaan tempat kosong diatas atap bangunan dapat dimanfaatkan sebagai lahan untuk tanaman pangan maupun sekedar taman penghijauan yang mudah dan indah,” ungkapnya.

Jenis pemanfaatan atap bangunan ini biasa disebut sebagai roof garden atau taman atap. Roof garden sendiri telah banyak dikembangkan oleh berbagai negara di dunia seperti Jepang dan Belanda. Negara–Negara tersebut mengaplikasikannya pada atap gedung hotel, sekolah dan rumah sakit. Tanaman dan media tanam yang digunakan pada roof garden pun bermacam macam.

“Saya harap penelitian ini dapat menemukan media tanam yang paling ringan sehingga beban yang diberikan pada atap tidak terlalu besar dan tanaman yang dapat dibudidayakan pun lebih banyak,” ujar Sitawati.

 

Tulisan ini telah dimuat di Buletin Ca’pony edisi 1/2016

Reporter : Elfita R Aulia

Editor : Nur Dian Laksono

One thought on “Roof Garden Di Atap Gedung Sentral

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *