POSTER 2017: Dari INARI Sampai Keikutsertaan Mahasiswa Lama

Malang, CANOPY – Setiap tahun, Mahasiswa baru universitas Brawijaya pasti akan dihadapkan dengan kegiatan pengenalan kehidupan kampus baik itu tingkat Universitas maupun Fakultas. Setelah sehari sebelumnya mengikuti rangkaian Raja Brawijaya, Mahasiswa baru Fakultas Pertanian melanjutkan rangkaian kegiatan pada  Program Orientasi Studi Terpadu (POSTER) 2017.

Rangkaian Kegiatan POSTER tahun 2017 resmi digelar pada Minggu (20/8) di Gazebo Pusat, Universitas Brawijaya. Sebanyak 897 Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian memakai pakaian putih dengan bawahan hitam mengikuti pembukaan acara tersebut.

Pembukaan POSTER diawali dengan penampilan tari topeng dari Unit Kegiatan Mahasiswa Karawitan dan Tari. Kemudian dilanjutkan dengan adanya pengenalan  maskot POSTER 2017 bernama INARI yang melambangkan Dewa Padi di Jepang. Maskot ini dilambangkan dengan binatang rubah yang berperan sebagai pembasmi hama di sawah.

Sedangkan tema utama yang diambil dalam poster kali ini adalah “Membentuk insan akademis yang religius, intelektual, ilmiah dan kreatif, sebagai generasi pionir perubahan dengan semangat pencipta dan pengabdi”.

Ketua Pelaksana POSTER 2017,  Reggy Nauval mengungkapkan, bahwa tujuan diadakannya POSTER ini tidak jauh berbeda dengan tahun–tahun sebelumnya, sebagai bentuk orientasi, dan nantinya dilanjutkan dengan pengembangan diri pada rangkaian Pengembangan Potensi Mahasiswa (PPM).

“Tujuan dari poster ini adalah lebih untuk mengenalkan mahasiswa pertanian, sebagai bentuk orientasi. Nantinya akan dilanjutkan dengan pengembangan diri pada rangkaian PPM selanjutnya,” ungkapnya saat konferensi pers, pada minggu (20/8).

 

Haruskan Mengulang Kembali Rangkaian Kegiatan POSTER?

Pada tahun 2017, POSTER  dihadiri oleh 897 Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Acara yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru ini juga diikuti oleh beberapa mahasiswa lama. Mahasiswa tersebut adalah mahasiswa yang tidak mengikuti salah satu atau keseluruhan rangkaian POSTER pada tahun sebelumnya sehingga dianggap tidak lulus maupun mendapat predikat lulus bersyarat.

Ditemui saat Konferensi Pers, Muhammad Siddiq selaku CO acara menyatakan bahwa seharusnya terdapat ± 80 Mahasiswa yang mengulang POSTER tahun ini, baik Mahasiswa yang tidak Lulus maupun Lulus bersyarat. Kelulusan mahasiswa pada kegiatan POSTER ini dapat diketahui melalui sertifikat yang telah dibagikan oleh panitia POSTER sebelumnya.

Pemberitahuan untuk mengulang kegiatan POSTER juga telah dibagikan pada akun media sosial POSTER 2017 beberapa saat sebelum kegiatan berlangsung. Mahasiswa tersebut diharuskan melakukan registrasi untuk mengikuti kegiatan POSTER. Namun hingga kegiatan POSTER dilakukan, hanya 5 orang yang melakukan registrasi.

“Ya mungkin waktunya tidak tepat, mereka (Mahasiswa Lama yang mengulang) sekarang masih liburan jadi hanya sedikit yang melakukan registrasi,” lanjut Muhammad saat ditemui di Lobi Gedung Sentral.

Selain itu, sertifikat atau tanda kelulusan POSTER juga sedang dipertimbangkan sebagai salah satu syarat untuk pengajuan skripsi. “Menurut SK Dekan dan UU Probin Maba, POSTER adalah Rangkaian wajib yang harus ditempuh oleh Mahasiswa Pertanian, dikarenakan kelulusan POSTER ini juga dapat menjadi syarat skripsi dan penerimaan beasiswa,” ujar Reggy Nauval selaku Ketua Pelaksana.

Salah satu Mahasiswa Fakultas Pertanian yang tidak lulus POSTER 2016 menyatakan kebingungannya untuk mengikuti atau mengulang kembali kegiatan POSTER pada tahun 2017 ini. “Saya bingung, tidak ada teman, untuk syarat skripsi saya juga kurang tahu dan belum kepikiran ke depannya nanti,” ujar mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya.

 

Reporter: Widya Dara Utami, Ardiah Virana, Wisnu WW

 

Tulisan ini telah terbit di media cetak CA’PONY edisi POSTER 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf konten ini merupakan hak cipta kami. Untuk menduplikasi karya ini dapat menghubungi kami di redaksi@persmacanopy.com