Site icon Persmacanopy.com

Permudah Akses Perkuliahan, FBiPK UB Bangun Jembatan Antar Gedung

Aktivitas lalu lalang mahasiswa di kawasan Fakultas Bio-industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya (FBIPK UB) tampaknya akan segera menjadi lebih praktis. Sebuah jembatan penghubung yang menghubungkan Gedung Budidaya Pertanian (BP), Gedung Sosial Ekonomi (Sosek), dan Gedung GS tengah dibangun dan diproyeksikan menjadi akses baru bagi mahasiswa maupun dosen dalam menjalankan aktivitas perkuliahan. 

Pembangunan jembatan yang berada di lantai dua tersebut menarik perhatian mahasiswa karena posisinya yang langsung menghubungkan beberapa titik aktivitas penting di lingkungan fakultas. Dari area Gedung BP dan Sosial Ekonomi (Sosek), akses menuju Gedung GS nantinya tidak lagi mengharuskan civitas akademika turun ke lantai dasar dan memutar jalur. Kehadiran fasilitas baru ini pun dinilai menjadi salah satu bentuk pengembangan infrastruktur fakultas yang menyesuaikan kebutuhan mobilitas mahasiswa dan dosen yang semakin padat.

Kepala Sub Bagian Umum dan Aset FBIPK UB, Sudarto, S.E., mengatakan pembangunan jembatan dilakukan untuk mempermudah akses kegiatan perkuliahan serta menyingkat waktu perpindahan antar gedung, “Intinya untuk mempercepat, mempermudah, dan menyingkat waktu antara BP, Sosek, dan GS. Jadi dosen maupun mahasiswa tidak harus turun ke bawah lagi ketika menuju gedung lain,” ujar Sudarto.

Menurut beliau, rencana pembangunan penghubung antargedung tersebut sebenarnya telah dirancang sejak lama oleh dekan. Namun, proses realisasi dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi anggaran yang tersedia, “Awalnya memang direncanakan bisa terhubung sampai ke GB dan Tanah. Tetapi karena menyesuaikan anggaran, sementara baru sampai BP terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain mendukung mobilitas mahasiswa, pembangunan jembatan juga diproyeksikan membantu dosen yang memiliki jadwal mengajar di beberapa gedung berbeda dalam waktu berdekatan. Dengan adanya akses langsung menuju Gedung Sentral melalui lantai dua, perpindahan antar gedung diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.

Respons positif juga datang dari kalangan mahasiswa. Salah satunya mahasiswa Agroteknologi angkatan 2025, Tity Utami Fahmi, menilai keberadaan jembatan penghubung tersebut akan sangat membantu aktivitas sehari-hari di lingkungan fakultas, “Menurutku pembangunan ini sangat menguntungkan dan bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya akses menuju Gedung BP. Jadi kita nggak perlu turun lagi karena bisa langsung lewat lantai dua,” tutur Tity.

Tity berpendapat bahwa keberadaan jembatan akan membuat akses antar gedung menjadi lebih nyaman, terutama saat jam perkuliahan padat atau ketika mahasiswa harus berpindah kelas dalam waktu singkat. Ia juga mengaku proses pembangunan sejauh ini tidak mengganggu aktivitas mahasiswa karena lokasi proyek bukan merupakan jalur utama lalu lalang mahasiswa. Selama pembangunan berlangsung, akses alternatif juga masih dapat digunakan dengan baik. “Kalau dari aku sama sekali nggak terganggu. Di bawah pembangunan juga masih dikasih akses jalan untuk mahasiswa yang mau lewat,” tambahnya.

Tity berharap pembangunan fasilitas penunjang di lingkungan fakultas selain jembatan penghubung antargedung ini dapat terus ditingkatkan, termasuk fasilitas yang lebih ramah bagi mahasiswa disabilitas. “Semoga lebih banyak lagi fasilitas yang mendukung mahasiswa dan fasilitas disabilitas supaya akses di lingkungan fakultas semakin maksimal,” ungkapnya.

Pembangunan jembatan penghubung BP, Sosek, dan GS ini diharapkan menjadi salah satu langkah pengembangan fasilitas kampus yang tidak hanya menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar, tetapi juga meningkatkan kenyamanan civitas akademika dalam beraktivitas di lingkungan FBIPK UB. Kehadiran akses penghubung antargedung tersebut dinilai mampu mendukung mobilitas yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi, khususnya bagi mahasiswa maupun dosen yang memiliki aktivitas perkuliahan di beberapa gedung berbeda dalam satu waktu.

Penulis: Syaqilla Vita Az Zikri & Hazwan Arya Ibiansyah

Editor: M.renaldy Fasha

Gambar : Hazwan Arya Ibiansyah

Exit mobile version