Oleh: Siti Nurkholifah
Kala itu, satu hal mempertemukan kita,
menyulam waktu jadi cerita yang sama.
Setiap pekan, selalu ada alasan ‘untuk bersama,
duduk lebih lama, dan tertawa tanpa rencana.
Ada saja yang dibicarakan,
selama masih tentang itu…
tentang hal yang kita jalani bersama,
yang perlahan mendekatkan kita.
Waktu berjalan seperti biasa,
tanpa aba-aba, tanpa jeda.
Semuanya selesai begitu saja,
pertemuan mereda,
dan cerita pun perlahan sirna.
Tinggallah tanya yang perlahan ada,
Bisakah kita bertemu,
tanpa alasan yang dulu menyatukan kita?
Mampukah kita berbincang
tanpa cerita yang dulu kita bagi bersama?
Atau sejak awal..
kita hanya saling sapa,
karena satu hal yang menahan rasa?
Atau sebenarnya..
kita hanya dalam persinggahan,
sempat searah dalam perjalanan,
lalu hilang di persimpangan.
Kini kita berdiri di tempat yang berbeda,
bersama orang-orang yang tak lagi sama.
Kita memasuki waktu
yang bukan lagi milik kita bersama.
Kita takkan bisa memaksa waktu,
untuk selalu menemukan temu.
Karena terkadang,
ada yang cukup dikenang, kemudian berlalu.
Sebab..
setiap orang ada masanya,
dan setiap masa ada orangnya.
Ilustrator : Siti Nurkholifah
Editor : Ahmad Said Al Charis














Leave a Reply