Persmacanopy.com

Membangun Pertanian Indonesia

GALIFU 2026 Jadi Ruang Belajar Lapangan Mahasiswa Departemen Tanah UB 

     (01/05/2026) — Deretan bentang alam di berbagai wilayah Jawa Timur menjadi ruang belajar terbuka bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dalam kegiatan Fieldtrip Geomorfologi, Analisis Lanskap, dan Interpretasi Foto Udara (GALIFU) 2026. Selama tiga hari, mulai Jumat (1/5) hingga Minggu (3/5), mahasiswa Departemen Tanah dengan minat Manajemen Sumberdaya Lahan (MSDL) semester enam melakukan observasi lapangan untuk mempelajari karakteristik bentang lahan, perkembangan tanah, hingga kondisi lingkungan secara langsung.

Kegiatan GALIFU 2026 merupakan bagian dari pembelajaran lapangan berbasis project-based learning. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi geomorfologi dan lanskap di lapangan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemenuhan beberapa mata kuliah, seperti Analisis Lanskap Terpadu, Morfologi, Genesis, dan Klasifikasi Tanah, Sistem Informasi Geografis (SIG), serta Penginderaan Jauh.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengunjungi sejumlah wilayah di Jawa Timur dengan karakteristik bentang alam yang beragam, seperti Pujon, Bromo, Tongas, Manyar, Lumbang, dan beberapa wilayah lainnya. Di setiap lokasi, mahasiswa melakukan observasi lanskap, identifikasi bentuk lahan, serta analisis karakteristik tanah berdasarkan proyek yang telah ditentukan sebelumnya.Suasana pembelajaran selama kegiatan berlangsung terlihat aktif dan antusias. Mahasiswa terlibat dalam diskusi kelompok, pengamatan kondisi lingkungan, hingga proses identifikasi karakteristik tanah dan bentuklahan di setiap wilayah yang dikunjungi.

Ketua pelaksana GALIFU 2026, Fauzi Septyansyah, menyampaikan bahwa GALIFU merupakan kegiatan lapang yang menjadi salah satu ciri khas pembelajaran di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, khususnya bagi mahasiswa Agroekoteknologi jurusan Ilmu Tanah, dan jarang ditemukan di perguruan tinggi lain. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengamati serta menghubungkan lanskap yang terbentuk dengan kondisi lingkungan nyata di lapangan.

“Kegiatan lapangan seperti ini membantu mahasiswa memahami proses pembentukan suatu lahan dan dapat mengidentifikasi serta mengklasifikasikan tanah dengan pemanfaatan teknologi seperti Sistem Informasi Geografis. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung bagaimana kondisi lingkungan berkembang di setiap wilayah,” ujarnya.

Salah satu peserta GALIFU 2026, Riska Amalia, mengaku kegiatan fieldtrip tersebut menjadi pengalaman belajar yang berkesan dan bermanfaat. “Melalui kegiatan GALIFU 2026, saya merasa lebih mudah memahami materi karena kami bisa melihat langsung kondisi bentang alam dan tanah di lapangan, bukan hanya belajar teori di kelas. Kami juga jadi mengetahui bagaimana proses awal terbentuknya lahan serta kondisi lingkungan di setiap lokasi yang dikunjungi,” katanya.

Dosen pendamping, Sativandi Riza, S.P., M.Sc. dan Christanti Agustina, S.P., M.P., menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menambah pengalaman sekaligus mengenal dunia kerja secara langsung. Menurut mereka, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat berbagai tantangan, kebersamaan antara panitia dan peserta membuat seluruh rangkaian kegiatan serta setiap stop site dapat terlaksana dengan baik tanpa ada yang terlewat.

Para dosen pembimbing menilai kegiatan lapangan seperti GALIFU memiliki peran penting dalam mendukung pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), khususnya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ke depan, kegiatan GALIFU diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan persiapan yang lebih matang dan lokasi pengamatan yang semakin beragam.

 

Penulis: Distika dan Talitha Danish S.
Gambar: Tim PDD GALIFU 2026

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf konten ini merupakan hak cipta kami. Untuk menduplikasi karya ini dapat menghubungi kami di redaksi@persmacanopy.com